Perbedaan Tentang Vaksin Vaksin COVID-19 Sinovac Dengan Vaksin COVID-19 Pfizer
Articles

Perbedaan Tentang Vaksin Vaksin COVID-19 Sinovac Dengan Vaksin COVID-19 Pfizer

vaccinationcouncil – Saat ini, ada banyak jenis vaksin COVID-19 yang telah mendapat izin penggunaan, seperti yang diproduksi oleh Sinovac dan Pfizer. Vaksin yang diproduksi oleh Novartis (Sinovac) banyak digunakan di Asia, termasuk Indonesia, sedangkan Pfizer digunakan di negara-negara Barat. Perbedaan vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh Sinovac dan Pfizer dapat dilihat dari segi platform yang digunakan, harga dan persyaratan penyimpanan. Kami akan membahas tentang perbedaan Vaksin COVID-19 Sinovac Dengan Vaksin COVID-19 Pfizer berikut penjelasanya.

Perbedaan Tentang Vaksin Vaksin COVID-19 Sinovac Dengan Vaksin COVID-19 Pfizer

1. Ditinjau dari platformnya

– Vaksin COVID-19 Sinovac
Vaksin COVID- 19 yang dibuat oleh Sinovac Biotech dibuat memakai program ataupun tata cara virus yang tidak aktif. Semacam yang kita seluruh ketahui, ini merupakan tata cara yang sangat biasa buat mempersiapkan vaksin, kala virus” dimatikan” serta elemen dipakai buat membangkitkan imunitas orang. Dengan metode ini, badan orang bisa berlatih mengidentifikasi virus pemicu COVID- 19 serta SARS- COV- 2 tanpa mengalami resiko peradangan sungguh- sungguh. Vaksin bisa disuntikkan dalam 2 ataupun 2 injeksi.

Percobaan klinis vaksin Sinovac Biotech COVID- 19 langkah I serta II hendak dicoba mulai April 2020 sampai Mei 2020. Hasilnya diterbitkan dalam harian objektif” The Lancet” pada 17 November, serta akhirnya merupakan beliau bisa menempuh percobaan klinis tahap III. Setelah itu, vaksin COVID- 19 dari Sinovac Biotech melaksanakan percobaan klinis Langkah III di bermacam negeri atau area tercantum Indonesia. Percobaan klinis dicoba oleh regu periset di Universitas Pasja Jalur serta dipandu oleh Guru besar Kusnandi Rusmil( Kusnandi Rusmil). Diakui Kusnandi, sepanjang ini 1. 620 sukarelawan yang jadi sukarelawan sudah melaksanakan percobaan klinis. Hasil kesimpulannya menyantap durasi dekat 6 bulan. Ia mengatakan:” Sebab itu, cuma bermukim 6 bulan lagi.”

Meski uji klinis vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh Sinovac Biotech belum selesai, vaksin tersebut dapat digunakan jika sudah mendapat izin darurat atau izin penggunaan darurat (UE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (BPOM). Kepala BPOM Penny K Lukito menjelaskan bahwa EUA dapat diberikan dengan mempertimbangkan data yang tersedia tentang keamanan dan efektivitas vaksin. Sejauh ini, data dari vaksin Sinovac Biopharm COVID-19 masih perlu dilengkapi agar lisensinya belum bisa diberikan.

Penny berkata pada pertemuan Panitia Kesembilan:” Sebab kita menyambut data dari Brasil yang tidak bisa mereka bagikan, Sinova tidak bisa memberikannya. Oleh sebab itu, ini tidak komplit. Bagikan otorisasi pemakaian gawat pada bulan Desember.” DPR terakhir.

– Vaksin COVID-19 Pfizer
Pfizer, industri farmasi terbanyak di Amerika Sindikat, memublikasikan kalau vaksinnya 90% efisien menghindari penyebaran virus corona( COVID- 19). Vaksin pfizer memakai metode rekayasa genetika yang didesain buat memandang genom RNA virus. Umur percobaan buat vaksin ini merupakan 16- 85 tahun. Percobaan klinis dicoba dengan menyuntik vaksin pada 43. 500 orang di 6 negeri, serta dibilang tidak terdapat permasalahan sungguh- sungguh pada percobaan coba langkah akhir.

Pfizer bertugas serupa dengan BioNTech Jerman. BioNTech dibuat oleh pendamping suami istri Ugur Sahin serta Ozlem Tureci. Keduanya dibilang selaku kunci berhasil penciptaan vaksin Pfizer. Guru besar Sahin berumur 55 tahun serta istrinya Dokter. Tureci berumur 53 tahun. Keduanya berawal dari keluarga imigran. SaN merupakan CEO BioNTech. Beliau lahir di Iskenderun, Turki. Pada dikala yang serupa, istrinya, Dokter. Tureci, lahir di Jerman, namun bapaknya merupakan seseorang dokter Turki yang berimigrasi dari Istanbul. Tureci merupakan Kepala Aparat Kedokteran BioNTech.

BioNTech dibuat pada tahun 2008 buat menciptakan lebih banyak imunoterapi melawan kanker. The Bill and Melinda Gates Foundation merupakan salah satu penyandang anggaran mereka. Mengenai asal usul vaksinasi Pfizer( ialah Januari 2020), Guru besar Sa Xin membaca harian objektif mengenai berjangkitnya virus Corona terkini di Wuhan. Sehabis dicoba riset, hasilnya meyakinkan kalau obat mRNA antikanker dapat jadi dasar pembuatan vaksin korona. BioNTech lekas membuat regu yang terdiri dari 500 orang buat pengembangan. Lekas sehabis itu, Pfizer serta industri farmasi Cina Fosun sepakat buat jadi kawan kerja BioNTech. Hasil percobaan Pfizer( Pfizer) membuktikan vaksin korona bisa mengakibatkan badan orang memproduksi antibodi kontra korona dengan kemampuan 90%. ]

Baca Juga : 7 Perusahaan Penyedia Alkes yang Ditunjuk BNPB, Dinilai ICW Tak Berpengalaman

2. Ditinjau dari harganya

– Vaksin COVID-19 Sinovac
Tipe vaksin Sinovak yang masuk ke Indonesia terdapat 2 ialah vaksin jadi serta materi dasar. Harga keduanya berlainan, tiap- tiap takarannya dekat 13, 3 dollar AS ataupun 192. 000 rupee. Perihal itu di informasikan Honesti Basyir, Managing Director Bio Farma, dikala membeli 3 juta takaran vaksin Sinovac dengan harga tiap- tiap US$ 17 ataupun Rumah sakit 245. 000. Tetapi ia berkata kalau perundingan lagi berjalan serta ratusan ribu takaran sudah didapat.

Honisti berkata:“ Harga akhir dekat 13, 3 dolar AS( 192. 000 rupee), serta inilah waktunya vaksin diimpor.” Indofarma sudah menemukan persetujuan dari Panitia Keenam YouTube DPR RI, Senin( 29 atau 3 atau 2021).

Sedangkan vaksin Sinovac diimpor dalam wujud curah ataupun materi anom, dengan harga 10, 9 dolar AS ataupun 157. 000 rupee. Dengan metode ini, harga beli vaksin curah lebih ekonomis, dekat$ 3 per takaran. Bagi Honesti, tidak hanya tingkatkan kemampuan, Indonesia pula dapat memproduksi vaksinnya sendiri alhasil dapat memperoleh ganti teknologi. Ia mengatakan:” Tidak hanya memindahkan teknologi yang dapat dibuat sendiri, kita pula hendak memperoleh kemampuan yang lebih besar.” Cara determinasi harga ialah saran Biofarma. Ini berawal dari bayaran produk, serta setelah itu bayaran lain( semacam penyaluran, pengepakan, pembedahan) ditambahkan buat menciptakan bayaran pemasaran ataupun COGS.

– Vaksin COVID-19 Pfizer
Pfizer di Amerika Sindikat bertugas serupa dengan BioNTech, suatu industri bioteknologi Jerman. Mereka sepakat buat membagikan 100 juta takaran obat ke Amerika Sindikat.

Harga 2 suntikannya 39 dollar AS ataupun sebanding Rp. 552. 435. Dengan metode ini, tiap takaran vaksin Pfizer hendak dikenakan bayaran dekat$ 19, 50, yang sebanding dengan Rp276. 217. Vaksin Pfizer serta BioNTech mengklaim kalau calon vaksin yang mereka kembangkan 95% efisien serta tidak mempunyai dampak sisi yang sungguh- sungguh. Pemakaian vaksin ini bisa menghindari Covid- 19 pada jenis enteng serta berat.

3. Ditinjau dari tempat penyimpananya

– Vaksin COVID-19 Sinovac
Vaksin COVID- 19 Sinovac ialah vaksin Corona yang dikala ini dipakai dalam vaksinasi di Indonesia. Untuk melindungi mutu vaksin, temperatur penyimpanan vaksin Sinovac wajib dilindungi. Bagi web Reuters, periset Sinovac Gang Zeng, yang ikut serta dalam riset CoronaVac, berkata kalau temperatur penyimpanan vaksin Sinovac merupakan 2 sampai 8 bagian Celcius serta bisa normal sampai 3 tahun. Administrasi Biasa Pengaturan serta Penangkalan Penyakit( P2P) Departemen Kesehatan menghasilkan memo teknis penerapan vaksinasi dalam menjawab endemi COVID- 19. Memo teknis( juknis) menata metode penyimpanan vaksin COVID- 19( tercantum vaksin Sinovac).

Bagi cara atau manajemen penyimpanan, vaksin COVID- 19 dipecah jadi 3 jenis. Ketiga jenis itu merupakan vaksin COVID- 19 dengan temperatur penyimpanan 2- 8 bagian Celcius, vaksin COVID- 19 dengan temperatur penyimpanan- 20 bagian Celcius( vaksin mRNA, Moderna) serta vaksin COVID- 19 dengan temperatur penyimpanan- 70 bagian Celcius( vaksin mRNA, Pfizer)). Penyimpanan vaksin wajib cocok dengan metode pembedahan standar( SPO) buat melindungi mutu vaksin dikala sasaran menerimanya. Salah satu prinsip teknis Departemen Kesehatan menata mengenai metode penyimpanan vaksin pada temperatur 2- 8 bagian Celcius yang ialah temperatur penyimpanan vaksin Sinovac.

Baca Juga : Fakta Mengenai Vaksin Covid-19 Sinovac

Perihal awal yang wajib dicermati merupakan ruang penyimpanan vaksin wajib aman dari cahaya mentari langsung. Buat menjauhi kekeliruan, vaksin COVID- 19 butuh ditaruh di rak ataupun bakul vaksin yang terpisah buat menjauhi kebimbangan dengan vaksin konvensional.

Bila membolehkan, simpan vaksin Sinovac di cold storage vaksin lain yang terpisah dari vaksin konvensional. Setelah itu, untuk institusi kedokteran yang tidak mempunyai lemari es vaksin standar( cocok peraturan prakualifikasi World Health Organization, tutup terbuka senantiasa bisa memakai lemari es rumahan atau rumahan yang cocok dengan temperatur penyimpanan vaksin Sinovac. Pengelompokan bersumber pada kepekaan temperatur serta arsitektur vaksin bersumber pada manajemen vaksin yang efisien. Buat vaksin Sinovac, vaksin tidak bisa ditempatkan di dekat perlengkapan penguap.

– Vaksin COVID-19 Pfizer
Indonesia sudah mendapatkan keamanan sampai 50 juta takaran vaksin Corona COVID- 19 yang dibuat oleh Pfizer BioNTech. Vaksin itu rencananya hendak dikirimkan mulai suku tahun ketiga tahun 2022 sampai suku tahun awal tahun 2022. Perkaranya, daya guna vaksin ini menggapai 95% serta membutuhkan perlakuan spesial sepanjang cara distribusinya. Alasannya, vaksin Corona Pfizer wajib ditaruh pada temperatur kecil kurang 70 bagian Celcius supaya tidak cacat.

Terpaut perihal itu, Honesti Basyir, Kepala negara Ketua Bio Farma, berkata penguasa sudah mengestimasi perihal itu dalam bentuk kegiatan serupa dengan Pfizer, serta menarangkan kalau Pfizer hendak sediakan tempat penyimpanan spesial buat melindungi temperatur senantiasa kecil alhasil daya guna vaksin Corona senantiasa terpelihara. Tetapi, Honesti berkata vaksin itu belum dapat didistribusikan ke semua area di Indonesia.

Honesti berkata pada rapat pers virtual yang diadakan di Biofarma di Bandung pada Rabu( 30 Desember 2020):” Mereka hendak sediakan penyimpanan temperatur amat kecil spesial buat zona di mana vaksinasi dimungkinkan.” Ia mengatakan:” Oleh sebab itu, Pfizer wajib lebih berhati- hati serta berjaga- jaga dalam memilah posisi pemberian vaksin Pfizer.”

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!